Friday, 30 December 2016

Diplomasi Stiker Dan Telolet Om

This Is Sleman Fans! Ketika PSS bertandang ke luar Sleman, selalu diiringi oleh energi positif dari ribuan fans yang setia mengikuti kemanapun tim kebanggaannya berlaga. Banyak hal yang ditunjukkan sebagai ekspresi kebanggaan kita terhadap PSS saat bertandang, mulai syal yang dibentangkan di mobil, spanduk yang setia menyelimuti bis, hingga stiker yang kita temui sepanjang perjalanan dengan berbagai macam isi, sebagai memorabilia yang menandai kapan waktu dan kemana tujuan tandang kita, yang tentunya semua itu mencerminkan kita semua sebagai pendukung PSS Sleman.
Akhir-akhir ini bahkan mulai banyak anak-anak di sepanjang jalan yang kita lewati, berteriak dengan polosnya meminta stiker yang sudah kita bawa dari Sleman. Pemandangan indah dan menyenangkan yang bahkan tidak kita bayangkan sebelumnya, yang menunjukkan bahwa PSS sudah semakin dikenal dan mulai diteriakkan dari mulut kecil anak-anak yang kelak akan meneruskan kita mengawal PSS.
Sering kita jumpai stiker kita yang tertempel menumpuk di etalase warung makan, SPBU, rest area, kursi, meja, toilet, dibombardir di mobil polisi, di stadion orang, bahkan di gerbang tol maupun tempat sampah. Anak-anak yang menunggu stiker kita di pinggir jalan raya pun terancam keselamatannya setiap mereka berebutan menangkap stiker beterbangan yang kita lempar dari dalam kendaraan. Mari bertanya pada diri kita sendiri, apakah nama dan lambang PSS Sleman layak kita tempatkan di tempat sembarangan dan diberikan dengan cara yang berbahaya? Mari direnungkan.
Stiker dapat berperan sebagai media diplomasi, yang menunjukkan pada dunia bahwa PSS Sleman ada, sebagai alat propaganda untuk menyebarkan virus-virus cinta PSS Sleman yang kita perjuangkan. Ya, dengan media stiker masyarakat akan tahu dan mulai mengenal PSS Sleman. Tentunya kita juga harus sadar stiker bagai pedang bermata dua, mata pedang yang satu sebagai senjata mengenalkan PSS ke masyarakat yang kita temui dikala tandang, dan mata pedang yang lain dapat menjadi bumerang bagi kita jika diletakkan secara kurang elegan.
Siapapun kita yang mengawal PSS dimanapun berlaga adalah duta sekaligus cerminan bagi baik dan buruknya nama klub yang kita banggakan. Isilah stiker dengan pesan-pesan cinta untuk PSS Sleman, agar tentunya pesan itu tersampaikan kepada siapapun yang menerima maupun membacanya. Pesan yang baik tentu akan mengena pada siapapun yang membaca jika  disampaikan dengan cara yang baik. Alangkah indahnya jika stiker kita berikan kepada setiap orang yang kita jumpai selama perjalanan, dengan penuh cinta, sikap simpatik, dan rasa persaudaraan. Jika ingin menempel, alangkah sejuknya jika kita mohon ijin dan diijinkan tuan rumah yang kita sambangi selayaknya manusia yang bertamu ke rumah orang. Jagalah keindahan dan kehangatan rumah orang seperti kita menjaga keindahan dan kehangatan gubuk kita sendiri. Semua itu dimulai dari sikap kita selama perjalanan tandang, sebagai duta-duta yang membawa nama PSS Sleman ke rumah orang.
Ada nama PSS Sleman yang kita titipkan di setiap stiker yang kita tempel atau berikan sepanjang perjalanan tandang kita. Mari kita titipkan nama yang kita banggakan itu dengan baik dan tepat.
Salam Sleman Elegan. Jangan lupa kasih telolet.

Twitter : @raditto
Muhammad Radito Pratomo
Departemen Sains Informasi Geografi
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada